Please use this identifier to cite or link to this item: http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/211
Title: ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP KINERJA PADA INDUSTRI KECIL KERAJINAN KERAMIKDESA PULUTANDI KABUPATEN MINAHASA
Authors: Wuisang, Jerry R. H.
Keywords: Lingkungan Eksternal
Lingkungan Internal
Kinerja Industri Kecil
Issue Date: 2014
Publisher: Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang
Citation: Seminar Nasional Pluralisme dalam Ekonomi dan Pendidikan
Series/Report no.: Volume 1;
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis lingkungan internal dan eksternal terhadap kinerja industri kecil kerajinan keramik di desa Pulutan Kabupaten Minahasa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan model penelitian dengan mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang utama. Dengan adanya hipotesis yan akan diuji kebenarannya melalui penelitian ini, maka jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research, yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian dilakukan pada pengrajin keramik dengan responden yang berjumlah 40 pengrajin dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel Lingkungan Eksternal dan Lingkungan Internal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja Industri Kecil Kerajina Keramik, tetapi secara parsial kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja industri kecilkerajinan keramik di desa Pulutan Kabupaten Minahasa. Berdasarkan lampiran tersebut untuk melihat pengaruh secara serentak dilakukan dengan Uji F. Tampak bahwa besarnya Fhitung 9.614. Nilai ini lebih besar dari Ftabel (9.614> 4.084), ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan dari Variabel Eksternal dan Internal terhadap Kinerja. Untuk menunjukkan apakah variabel bebas secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat maka digunakan uji t. Variabel Eksternal (X1) memiliki nilai tstatistik sebesar 2.627. Nilai ini lebih besar dari ttabel (2.627 < 2.021). Dengan demikian pengujian menunjukkan H1 tidak ditolak. Hasil ini memperlihatkan bahwa variabel Eksternal berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja. Variabel Internal (X2) memiliki nilai tstatistik sebesar 3.406. Nilai ini lebih besar dari ttabel (3.406 > 2.021). Dengan demikian pengujian menunjukkan H2 tidak ditolak. Hasil ini memperlihatkan bahwa variabel Internal berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis di atas adalah yang diwakili oleh Variabel Eksternal (X1), dan Internal (X2) berpengaruh secara serentak maupun parsial terhadap Kinerja (Y). Untuk menunjukkan variabel bebas manakah yang dominan mempengaruhi Kinerja dengan melihat nilai t yang paling besar. Dari lampiran dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan adalah variabel internal yang ditunjukkan dengan nilai Koefisien Beta terbesar yaitu sebesar 0.529. Hipotesis ini didukung oleh Arief (1993:12) yaitu: untuk menentukan variabel bebas yang paling menentukan (dominan) dalam mempengaruhi nilai dependen variabel dalam suatu model regresi linear, maka gunakanlah koefisien Beta (Beta Coefficient). Koeffisien tersebut disebut standardized coefficient
URI: http://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/211
Appears in Collections:Lecturer Scientific Publications



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.